<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6111">
 <titleInfo>
  <title>Mukjizat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dr. Erastus Sabdono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Rehobot Literature</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini akan menjadi buku yang mendatangkan berkat bagi yang memahami kebenaran dan ingin menjadi Kristen yang dewasa. Tetapi sebaliknya, buku ini akan menjadi tikaman yang menyakitkan bagi mereka yang selama ini terbelenggu oleh pikiran picik yang tidak mau bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan. Hal mana yang sebenarnya tidak diinginkan oleh penulis, sebab penulis menyusun buku ini tidak bermaksud melukai siapa pun. Namun, tidak dapat disangkal adanya konsekuensi logis, yaitu orang-orang yang terlukai karena tidak sependapat dengan penulis. Dalam hal ini penulis tidak mengajak beradu argumentasi, penulis berharap masing-masing kita memperkarakan diri sendiri di hadapan Tuhan. Dunia kita hari ini sungguh sudah sangat gelap, maksudnya bahwa kegelapan bukan hanya di lingkungan orang-orang kafir yang tidak mengenal Allah dengan perbuatan jahat mereka yang bertentangan dengan moral dan etika hukum, tetapi kegelapan juga ada dalam lingkungan gereja. Kegelapan ada di dalam lingkungan gereja ketika banyak kepalsuan diajarkan melalui mimbar-mimbarnya, termasuk di dalamnya mengenai mukjizat. Hal ini bisa terjadi tanpa disadari oleh jemaat yang mendengar dan tidak disadari pula oleh pemberitanya. Bagaimana kita menyikapi fenomena mukjizat ini?</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>248</classification>
 <identifier type="isbn">9786026327284</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STAK KUPANG NPP : 5371012B0000003</physicalLocation>
  <shelfLocator>248.186 SAB m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">U03227p</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>248.186 SAB m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>download-_6_.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6111</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 10:04:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 10:04:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>